url submit DPD LDII Kab Bekasi: DA'I-DA'IYAH

DA'I-DA'IYAH

Da'i-Da'iyah merupakan sebuah komunitas para Da'i-da'iyah, ustadz-ustadzah, mubaligh-mubalighot yang terhimpun dalam organisasi dibawah naungan DPD LDII kab. Bekasi yang dalam programnya selalu melakukan koordinasi untuk berdakwah di tingkat DPD, PC & PAC se-kabupaten Bekasi.

Artikel Religi

Tantangan Akhir Zaman

grey area adalah sebuah fenomena dimana Agama mengkatagorikannya sebagai 'Black' karena secara gamblang Allah melarangnya, sedangkan Manusia mulai sedikit demi sedikit menerimanya dalam kehidupan
Grey area adalah sebuah fenomena dimana Agama mengkatagorikannya sebagai ‘Black’ karena secara gamblang Allah melarangnya, sedangkan Manusia mulai sedikit demi sedikit menerimanya dalam kehidupan

Kalau berbicara lewat kacamata agama, tentu beberapa hal berikut ini termasuk kategori “black” karena agama secara gamblang melarangnya. Bahkan dalam ayat Al-Qur’an diceritakan sebuah kaum dilaknat dan dihancurkan karena melumrahkannya dalam keseharian mereka. But, see in the daily-life, karena sudah ga jarang lagi, masyarakat mulai menerimanya sebagai sebagian yang lazim di jaman ini. Yup, modernism bikin grey area ini semakin luas. Tapi bukan berarti sebagai Generasi Penerus LDII harus ikut-ikutan paham mainstream seperti ini. Sebagai satu-satunya penjaga kelestarian dan kemurnian Islam, kita harus menghadapi semua itu dengan tetap berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Al-Hadist.
Pernah dengar Firman Allah yang berbunyi:
وَلاَ تَقْــــرَبُواْ الزِّنَى إِنَّـهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِــــيلاً 
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS.Al Israa. ayat 32)

Berikut ini adalah sekelumit fenomena mendekati zina.

Special Relationship
Sekarang ini pacaran adalah hal yang paling lumrah di masyarakat. Lebih parahnya lagi, ga sedikit orang yang  beranggapan bahwa yang ga pacaran itu identik dengan orang-orang ‘nerd’ atau kampungan. Coba deh perhatiin temen-temen hang out kita, bandingkan berapa jumlah teman kita yang pernah pacaran dan berapa yang enggak pernah sama sekali. Saking udah lumrahnya, beberapa orang tua merasa bangga jika anak-anak mereka punya pacar yang good looking, kece atau tajir. Tapi sebagai penerus pejuang agama Islam, paham seperti itu salah banget.
Harus dipahami betul bahwa pacaran itu salah satu pintu menuju ‘zina’. Mungkin ada yang berkedok ‘pacaran islami’ berdalih untuk pendekatan menuju jenjang pernikahan padahal sebenarnya pendamping yang saleh tiada pernah didapatkan dari proses pacaran (Felix Siaw).

Kissing in Public
Karena pacaran sudah menjadi hal yang biasa dalam kehidupan ini, ‘Gaya’ pacaran pun berkembang. Jika mendengarkan cerita para orang-orang tua, pacaran pada jaman mereka dilakukan secara sembunyi-sembunyi, pegangan tangan pun takut, dibonceng bikin malu-malu. tapi remaja dari jaman ke jaman semakin ‘berani’ dalam menunjukan ‘cinta’ mereka.  ‘Kissing’ atau ciuman bibir seolah menjadi ‘menu’ wajib selama pacaran. Jika sebagian ‘pelaku pacaran’ mengaku tidak setuju dengan berhubungan seks selama pacaran, tapi untuk kissing, http://www.tempo.com memberitakan bahwa 82% remaja melakukannya.
Ada banyak faktor yang menyebabkan kissing dianggap lumrah. Tayangan film baik dalam dan luar negeri sering kali menampilkan adegan ini yang membuat kegiatan ini terlihat sangatlah wajar. Selain itu karena adanya kesempatan  serta dorongan dari diri sendiri atau pacar, membuat kissing ini menjadi hal yang biasa sehingga lingkungan pun lama-lama menerimanya sebagai fenomena sehari-hari.
Perlu diketahui bahwa kissing adalah kegiatan seks ringan yang bisa mendorong sangat kuat untuk melakukan kegiatan seks yang lebih jauh. Oleh karena itu, untuk menghindari segala bentuk negatif akibat kegiatan seks lebih jauh adalah dengan tidak berpacaran sama sekali.

Condom Ads 
Kampanye penggunaan kondom itu sedang gencar-gencarnya dilakukan di berbagai negara. Tujuan dari kampanye ini adalah sebagai salah satu cara untuk menekan penyebaran penyakit AIDS yang mematikan dan praktek aborsi. Sejak tahun 2007 dunia menetapkan tanggal 26 September sebagai World Contraception Day. Ga ketinggalan, Indonesia menyambut baik cara ini untuk mensosialisasikan kondom kepada masyarakat. Bahkan ada yang menyebarkan ribuan kondom secara cuma-cuma pada pengguna jalan. Tujuan me-masyarakatkan kondom pada khalayak umum memang baik, tapi pada kenyataannya pada kebanyakan orang, dengan maraknya iklan dan sosialisasi penggunaan kondom, meningkatkan kegiatan seksual dan memunculkan anggapan bahwa berhubungan intim sebelum menikah telah diterima secara luas. Yang lebih mengerikan, sebagian remaja mengakui bahwa penting kondom ready stock, mereka jadi nggak takut kena penyakit seksual dan hamil di luar nikah. Akibatnya, statistik 2012 menyebutkan bahwa 20% generasi muda Indonesia terlibat seks bebas. (www.antaranews.com).
Jadi walaupun kondom acap kali menjadi “the black sheep” dalam melakukan premarital sex (berhubungan intim sebelum menikah), para remaja umumnya terutama generasi Islam harus ditanamkan bahwa untuk menghindari penyakit AIDS bukanlah dengan menggunakan kondom tapi dengan tidak melakukan seks bebas sama sekali.

Sexy Wear
Sekarang ini, pasti kita sering lihat cewek pake hot pants, rok mini, atau tank top. Padahal dulu, kalo ada cewek yang pake baju seperti itu, dia akan menjadi bahan omongan dan di cap sebagai cewek gak bener. Cara berpakaian seperti ini tentu saja tak lepas dari pengaruh budaya barat. Mereka biasanya mengenakan pakaian seperti itu saat summer. Artis-artis sebagai publik figur juga suka sekali memakainya yang akhirnya diikuti oleh masyarakat. Sekarang, pakaian-pakaian ini sudah lazim dikenakan di tempat-tempat umum.
Berpakaian adalah hak masing-masing, tapi demi keselamatan dan alasan agama, sebaiknya tidak mengenakan pakaian seperti itu meskipun sekarang sudah lumrah di masyarakat. Memiliki paham  anti mainstream itu keren kok, bayangin kalau sebagai perempuan menutupi seluruh auratnya untuk umum, hanya memperlihatkannya kepada suami, suaminya pasti akan sangat sayang pada istrinya karena dia merasa bahwa dia yang paling special dan beruntung di dunia, menjadi satu-satunya yang bisa melihat aurat perempuannya.

Same Sex Couple 
Keberadaan Homoseksual dan Lesbian sudah ada pada jaman dahulu. Bahkan dalam salah satu kisah, Nabi Luth diturunkan di tengah-tengah masyarakat dengan kelainan seksual ini. Di masyarakat dulu, golongan ini biasanya bersembunyi, tidak mau terekspos dunia luar, sangat kontras dengan apa yang terjadi pada saat ini dimana mereka mulai menunjukan diri, berkelompok dan bahkan meneriakan persamaan hak untuk menapatkan perlindungan secara hukum.
Tak jarang kita menemukan mereka muncul dalam acara televisi untuk menceritakan duka mereka menjadi bagian minoritas yang dikucilkan oleh masyarakat. Di kota besar seperti Jakarta, kita bahkan dapat menemukan pasangan gay dengan mudah di mall-mall. Lebih lanjut lagi, di Belanda, Belgia dan Spanyol, pernikahan sesama jenis bahkan telah dilegalkan.
Sebagian orang mencoba menutup mata dan mengkesampingkan ajaran agama untuk menerima eksistensi mereka dalam masyarakat dengan alasan kemanusiaan dan toleransi. Tapi sebagai umat yang mengerti ajaran Agama, kita harus ingat ada kehidupan akhirat yang akan kita jalani setelah kita mati nanti. Hanya dengan belajar Agama, memupuk ketakutan akan siksa api neraka-lah yang dapat menjauhkan para generasi muda dari kelainan seksual ini.

Udah jelas banget kalau yang kita bahas diatas itu udah mulai diterima oleh masyarakat. Tapi bukan berarti kita sebagai generasi Islam ikut-ikutan paham mainstream jadi ikan mati mengikuti arus air. Ini adalah tantangan bagi kita untuk meningkatkan kepahaman sehingga kita tidak terpengaruh oleh kerusakan zaman akhir. (/gn)


Menjaga Hidayah Keimanan


Mempertahankan itu lebih sulit daripada mendapatkannya. Apalagi yang di pertahankan adalah sesuatu yang besar nilainya pasti tak mudah pasti ada cobaan nya karena yang di pertahankan itu akan di bayar dengan bayaran yang setimpal yaitu berupa surga di akherat nanti.
bicara mengenai hidayah keimanan itu ga semua orang mendapatkannya loh….
hanya orang-orang yang Allah cintai saja yang mendapatkannya…bahkan paman nabi aja yang deket ama nabi beliau ga dapat hidayah ….karena Allah ga berkehndak ga memberikan hidayah itu ke beliau…
bersyukurlah kita yang jauh dari nabi yang bukan keturunan nabi tapi kita mendapatkan hidayah tersebut. Berarti Allah sangat mencintai kita….
Terus kalo udah dapat hidayah kita harus gimana dong…apa kita ga perlu meningkatkan ibadahnya kan udah di cintai allah…
Eits itu adalah hal yang salah, yang benar adalah ketika kita sudah mendaptkannya maka tugas kita adalah mempertahankan keimanan itu agar tetap berada dalam diri kita 
Terus cara mempertahankannya gimana dong…
Cara mempertahankannya adalah dengan meningkatkan amal ibadah kita, menjauhi larangan Allah dan rasul serta melaksanakan ijtihad yang tidak maksiat. Itu juga bentuk rasa syukur kita melalui ibadah karena Allah telah memilih kita untuk jadi orang iman…kita harus mencontoh nabi kita, beliau yang di jamin masuk surga aja ga ada capeknya untuk ibadah sampai kakinya bengkak-bengkak, sementara kita sombong sekali ga di jamin surga ko ibadahnya mala-malasan.jangankan mau ngerjakan ibadah sunah ibadah wajib aja belum tertib…
Gimana bisa keimanan itu masih ada dalam diri kita….hati2 loh “barangsiapa yang menyimpang maka Allah akan menyimpangkannya” nah loh kalo udah Allah simpangkan itu bisa gawat 
So…mulai hari ini yu sama-sama menjaga hidayah ini dengan terus meningkatkan amal ibadah kita,memperbanyak doa agar di tetapkan keimananya..menertibkan ibadah wajibnya dan meningkatkan ibadah sunahnya..agar keimanan ini tetap bersangkar dalam hati kita…
semoga kita semua ditetapkan dalam hidayah ini dan meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. Aamiin
G8B2EXUY2XM6